................................... ...................................
Tags Populer: #Contoh Proposal #Contoh Surat #Autolike Update #Belanja Online
Sunday, December 02, 2012

Modul Luas lantai


BAB II
STUDI LITERATUR

2.1       Menentukan Luas Lantai
            Luas lantai dibutuhkan untuk mesin atau peralatan bisa ditentukan setelah tahu berapa mesin yang harus diawasi oleh seorang operator. Begitu juga untuk luas lantai departemen perakitan dapat ditentukan setelah diketahui lebih dulu jumlah operator perakitan yang dibutuhkan. Beberapa metode yang umum dipakai untuk menentukan luas lantai adalah (Sorimuda, 2006):
1.      Production-Center Method, dimana pusat produksi terdiri dari satu mesin ditambah dengan seluruh peralatan yang diperlukan dan area untuk operator. Tempat kerja (depan, belakang, kiri, kanan) ditambah ruang perawatan dan ruang penyimpanan akan didapat luas lantai untuk mesin. Prinsipnya semua peralatan dan lokasi penyimpanan disusun pada pusat produksi.
2.      Roughed-Out Layout Method, dimana model ditempatkan pada tata letak yang diperoleh dari estimasi konfigurasi umum dan luas lantai yang dibutuhkan.
3.      Space-Standard Method, dimana untuk industri-industri yang standar, luas lantai ditentukan berdasarkan standar yang telah ditetapkan sebelumnya.
4.      Ration Trend dan Projection Method, penggunaan cara ini yaitu dengan menetapkan rasio (perbandingan) dari meter kuadrat suatu faktor yang bisa mengukur atau memprediksi tata letak yang akan diusulkan.
Menurut penulis, luas lantai digunakan untuk mengetahui luas lahan yang akan digunakan dalam perencanaan tata letak fasilitas dan perusahaan yang akan didirikan.

2.2       Macam-macam Luas Lantai
            Melakukan suatu perencanaan tata letak fasilitas dan pemindahan bahan, dibutuhkan beberapa kebutuhan luas lantai untuk kegiatan produksi pabrik yang akan didirikan, serta fasilitas-fasilitas pendukung lainnya. Perlu dihitung berapa luas lantai yang disiapkan, terutama untuk kegiatan bagian produksi. Beberapa macam luas lantai yang umum dipakai adalah (elib.unikom, 2012):
1.      Luas Lantai Gudang Bahan Baku (Receiving)
Luas lantai gudang bahan baku (Receiving) adalah luas lantai yang dipergunakan untuk menyimpan bahan baku atau material yang akan digunakan dalam produksi. Luas lantai gudang bahan baku terbagi menjadi dua model, yaitu model tumpukan dan model rak. Model tumpukan digunakan untuk material yang rata-rata mempunyai dimensi yang besar sehingga tidak memungkinkan untuk dimasukan kedalam suatu wadah atau tempat tertentu. Material yang menggunakan model penyimpanan menggunakan rak, digunakan untuk material yang berdimensi kecil. Menurut penulis, luas lantai gudang bahan baku adalah luas lantai yang digunakan untuk penyimpanan bahan baku yang nantinya akan diproduksi.
2.      Luas Lantai Gudang Barang Jadi (Shipping)
Menurut Sritomo (2000) Luas lantai ini berkaitan dengan persiapan-persiapan yang bersangkutan dengan persediaan daripada produk jadi, guna memenuhi permintaan, pengepakan, dan pemuatan ke dalam alat pengiriman yang tersedia untuk kemudian dikirim ke konsumen yang memesannya. Menurut penulis, luas lantai gudang barang jadi adalah luas lantai yang digunakan untuk menyimpan barang jadi yang akan dikirimkan kepada konsumen.
3.      Luas Lantai Mesin
Luas lantai mesin (pabrikasi berdasarkan layout pabrik dan assembling berisikan semua mesin yang digunakan dalam kegiatan perakitan) juga perlu perhitungan dalam perencanaan tata letak fasilitas dan pemindahan bahan. Data yang diperlukan dalam perhitungan luas lantai antara lain nama mesin atau peralatan, jumlah esin atau peralatan dan ukuran mesin atau peralatan. Data ini dapat diperoleh dari Multi Product Process Chart (MPPC). Luas lantai mesin juga perlu diperhatikan luas toleransi. Luas toleransi diberikan untuk jalannya aliran produksi sehingga tidak mengalami kesulitan sewaktu proses produksi berjalan, dan diberikan untuk jalannya alat-alat pengangkut bahan dan barang. Menurut penulis, luas lantai mesin adalah luas lantai yang digunakan untuk keseluruhan aliran produksi.
4.      Luas Lantai Perkantoran
Perhitungan luas perkantoran terlebih dahulu harus diketahui bagian-bagian dari perkantoran dan pelayanan pabrik. Menurut penulis, luas lantai perkantoran adalah luas lantai yang digunakan untuk bagian pernkatoran dan pelayanan pabrik. Bagian-bagian tersebut yaitu (elib.unikom, 2012):
a.       Bagian umum merupakan fungsi yang melayani seluruh pabrik, misalnya Tool Room (tempat penyimpanan peralatan), Tool Crib (tempat menyimpan atau memperbaiki peralatan yang rusak), ruang rapat, ruang tunggu dan sebagainya.
b.      Bagian produksi merupakan bagian yang melayani organisasi produksi, misalnya Teknik Industri (standar kerja, metode, material handling, proses), quality control (Receiving, In Process, Finished Good), Plann Engineering.
  1. Bagian personil, merupakan fungsi yang melayani atau menangani kebutuhan orang. Misalnya fasilitas kesehatan, kantin, WC, daerah rekreasi atau taman, lapangan parkir, telepon umum dan lain-lain.
  2. Bangunan fisik, merupakan bagian yang berhubungan dengan kebutuhan fasilitas fisik bangunan, peralatan, utilitas, dan sebagainya. Misalnya fasilitas pemasaran, pembangkit tenaga, garasi, pemadam kebakaran, bengkel peralatan dan sebagainya.
5.      Luas Lantai Fasilitas
Besarnya luas lantai fasilitas ini disesuaikan dengan kebutuhan dari kegiatan produksi. Sebagai contoh apabila sebuah perusahaan manufaktur yang berskala besar yang mempunyai hasil limbah dan tidak dapat didaur ulang langsung, maka diperlukan suatu fasilitas khusus untuk mengatasi permasalahan ini. Diperlukan fasilitas-fasilitas penunjang lainnya, seperti areal pertambangan, daerah parkir, daerah kantin dan lain sebagainya. Dilain hal, penentuan jumlah dan jenis fasilitas yang diperlukan ini haruslah dilakukan suatu prioritas terhadap alternatif-alternatif yang ada. Tidak perlu dilupakan satu hal bahwa lokasi atau adanya fasilitas ini bukanlah merupakan faktor yang mutlak harus ada dalam suatu perusahaan baik dari segi kuantitas maupun jenis fasilitasnya. Ketentuan-ketentuan dalam pemilihan fasilitas layanan harus disesuaikan dengan kondisi manajemen perusahaan yang direncanakan. Bahwa dalam perusahaan besar jelas memiliki jenis dan ukuran fasilitas yang berbeda dengan perusahaan kecil. Menurut penulis, luas lantai fasilitas adalah luas lantai yang disesuaikan dengan kebutuhan produksi.

2.3       Tipe-tipe Layout
            Pemilihan dan penempatan alternatif layout merupakan langkah yang kritis dalam proses perencanaan fasilitas produksi, karena disini layout yang dipilih akan menentukan hubungan fisik dari aktivitas-aktivitas produksi yang berlangsung. Berikut ini beberapa jenis tata letak fasilitas berdasarkan aliran produksinya, yaitu sebagai berikut (Sritomo, 2006):
1.      Berdasarkan aliran produk (Layout by Product)
Didefinisikan sebagai metode pengaturan dan penempatan semua fasilitas produksi yang diperlukan dalam satu departemen khusus. Produk akan dikerjakan dari awal sampai akhir didalam satu departemen khusus untuk membuat produk tersebut tanpa harus dipindah-pindahkan. Menurut penulis, gambaran tata letak fasilitas pabrik yang disesuaikan dengan produk yang dihasilkan.
2.      Berdasarkan aliran proses (Layout by Process)
Merupakan metode pengaturan dan penempatan dari mesin dan segala fasilitas produksi dengan tipe atau macam yang sama dalam sebuah departemen. Semua mesin atau fasilitas produksi yang memiliki ciri-ciri operasi atau fungsi kerja yang sama diletakkan dalam sebuah departemen. Menurut penulis, gambaran tata letak fasilitas pabrik yang disesuaikan dengan proses produksi yang dilakukan.
3.      Berdasarkan posisi tetap (Fixed-Position Layout)
Tata letak berdasarkan posisi tetap, material dan komponen dari produk utamanya akan tinggal tetap pada posisi sedangkan fasilitas produksi seperti peralatan, mesin, manusia serta komponen-komponen kecil lainnya akan bergerak menuju lokasi material atau komponen produk utama tersebut. Menurut penulis, gambaran tata letak pabrik yang sudah ditetapkan suatu perusahaan, sesuai dengan mesin yang digunakan, proses dan produk yang dihasilkan.

2.4       Data-data Yang Diperlukan Untuk Perhitungan Luas Lantai.
            Perhitungan luas lantai memerlukan data-data penunjang sebagai kelengkapan hasil perhitungan. Perhitungan luas lantai tersebut terdiri atas perhitungan luas lantai bahan baku model tumpukan, mesin dan peralatan dan gudang bahan jadi. (Modul Praktikum, 2012)
1.      Bahan Baku Model Tumpukan
Terdapat enam data pokok yang diperlukan dalam perhitungan luas lantai bahan baku model tumpukan. Data-data tersebut terdiri atas nomor komponen, nama komponen, jumlah komponen, tipe material, ukuran per potongan dan produksi per jam. 
2.      Mesin dan Peralatan
Perhitungan luas lantai untuk mesin dan peralatan hanya memiliki empat data pokok. Data-data tersebut terdiri atas nama mesin atau peralatan, jumlah mesin atau peralatan, ukuran mesin atau peralatan dan toleransi bahan.
3.      Gudang bahan jadi
Data pokok dalam perhitungan luas lantai untuk gudang bahan jadi pada dasarnya sama dengan perhitungan luas lantai untuk bahan baku model tumpukan yaitu adanya data seperti nomor komponen, nama komponen dan tipe material. Data-data lain yang terdapat pada perhitungan luas lantai gudang bahan jadi yaitu, potongan per perakitan, ukuran kemasan (kardus, kaleng, kantong), unit yang tersedia (isi atau kapasitas dari satu kemasan material) dan efisiensi bahan.



DAFTAR PUSTAKA

Harahap, Sorimuda. Perencanaan Pabrik. Graha Ilmu. Yogyakarta. 2006
Laboratorium Teknik Industri Lanjut. Modul Praktikum Luas Lantai. Universitas Gunadarma. Bekasi. 2012.
Wignjosoebroto, Sritomo. Tata Letak Pabrik Dan Pemindahan Bahan.  Edisi Ketiga. Cetakan Kedua. Institut Teknologi Sepuluh November. Surabaya. 2000.
Wignjosoebroto, Sritomo. Pengantar Teknik dan Manajemen Industri. Edisi Pertama. Cetakan Kedua. Institut Teknologi Sepuluh November. Surabaya. 2006.
http://elib.unikom.ac.id, 8 Oktober 2012.

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan Berkomentar Sahabat. Jangan malu untuk menulis komentar. Pembaca yang baik akan selalu berkomentar Positif. Semoga komentar anda dapat memberi inspirasi bagi penulis. Dimohon untuk tidak berkomentar dengan Kata-kata yang dianggap tidak sopan. "Komentar Akan di Moderasi" Terimakasih dan Mohon Maaf Jika Komentar Lambat di Respon... Tinggalkan jejakmu Dibawah ini:

Terima Kasih Sudah Menyempatkan Waktu untuk Berkomentar

free counters
Memuat...