................................... ...................................
Agen Bola Tags Populer: #Contoh Proposal #Contoh Surat #Autolike Update #Belanja Online
Thursday, January 02, 2014

Petunjuk Pengisian Data Diniyah Takmiliyah Tahun Pelajaran 2013/2014

PETUNJUK PENGISIAN DATA DINIYAH TAKMILIYAH
TAHUN PELAJARAN 2013/2014

1.    PETUNJUK UMUM

1.1.    Bacalah terlebih dahulu Petunjuk Pengisian Data Diniyah Takmiliyah dengan cermat dan teliti, sebelum melakukan pengisian data Diniyah Takmiliyah Tahun Pelajaran 2013/2014.
1.2.    Setiap Diniyah Takmiliyah diwajibkan untuk mengisi dan melengkapi 3 jenis data, yaitu Data Lembaga, Data Detil Personal (Daftar Pendidik dan Tenaga Kependidikan), dan Data Detil Santri secara benar, lengkap dan akurat.
1.3.    Data Lembaga, Data Detil Personal, dan Data Detil Santri yang diisikan adalah data kondisi Tahun Pelajaran 2013/2014.
1.4.    Untuk setiap kata yang mengandung karakter petik (“ atau ’), mohon diganti dengan menggunakan karakter ` (di bawah tombol Esc).
1.5.    Dilarang keras merubah format data Diniyah Takmiliyah ini, baik dengan menambah kolom, menghapus kolom, memindahkan kolom, ataupun merubah judul kolom. Perubahan yang diperbolehkan hanyalah merubah lebar kolom (jika diperlukan).


2.    PETUNJUK KHUSUS

2.1.  DETIL LEMBAGA DINIYAH TAKMILIYAH (FILE “LEMBAGA DINIYAH.XLS”)
2.1.1. Identitas Lembaga (Kolom A-G)
1.     NSDT (Kolom A)
NSDT adalah Nomor Statistik Diniyah Takmiliyah yang diterbitkan oleh Kemenag Kab./Kota setempat. Nomor Statistik ini terdiri dari 12 digit angka sesuai dengan Buku Panduan Nomor Statistik Pendidikan Islam Tahun 2008 yang diterbitkan oleh Ditjen Pendidikan Islam, Kementerian Agama.
Catatan : contoh NSDT yang sesuai dengan Buku Panduan Nomor Statistik Pendidikan Islam Tahun 2008 adalah 311211170025.

2.     Nama Diniyah Takmiliyah (Kolom B)
Pada kolom ini tuliskan Nama Diniyah Takmiliyah bersangkutan tanpa perlu diberi label DT atau MD atau Diniyah Takmiliyah atau Madrasah Diniyah. Huruf kapital ditulis hanya untuk setiap huruf pertama di setiap kata.
Contoh pengisian : untuk DT Al Furqan, maka ditulis Al Furqan.

3.     Alamat (Kolom C)
Kolom ini diisi dengan alamat lengkap lokasi keberadaan lembaga Diniyah yang bersangkutan (bisa berupa nama jalan, nomor dan kota, atau nama kampung, RT/RW dan kelurahan/desa).
Contoh pengisian : Jl. Raya Bogor Km. 11 No. 756 Cibinong Bogor atau Kp. Cikeusik RT. 002/01 Desa Sukmajaya.

4.     Telepon (Kolom D)
Kolom ini diisi dengan Kode Area dan Nomor Telepon kantor Diniyah Takmiliyah yang bersangkutan (jika memiliki).
Contoh pengisian : 024-8303235.

5.     Kecamatan (Kolom E)
Kolom ini diisi dengan Nama Kecamatan dimana lokasi Diniyah Takmiliyah tersebut berada. Huruf kapital ditulis hanya untuk setiap huruf pertama di setiap kata.
Contoh pengisian : Kluet Selatan.

6.     Kab./Kota (Kolom F)
Kolom ini diisi dengan Nama Kabupaten/Kota dimana lokasi Diniyah Takmiliyah tersebut berada. Huruf kapital digunakan hanya untuk setiap huruf pertama di setiap kata.
Contoh pengisian : untuk Kabupaten Magelang, ditulis Magelang. Sementara untuk Kota Magelang, ditulis Kota Magelang.

7.     Provinsi (Kolom G)
Kolom ini diisi dengan Nama Provinsi dimana lokasi Diniyah Takmiliyah tersebut berada. Huruf kapital ditulis hanya untuk setiap huruf pertama di setiap kata.
Contoh pengisian : Jawa Tengah.

2.1.2. Titik Koordinat (Kolom H-I)
1.     Latitude (Kolom H)
Isikan letak titik koordinat bumi (Lintang Utara/Lintang Selatan) dari lembaga yang bersangkutan dalam format angka desimal, bukan dalam format derajat, menit, dan detik. Catatan: Untuk lembaga yang memiliki titik koordinat pada Lintang Selatan, jangan lupa diberi tanda minus (-). Penulisan tanda koma (,) harap diganti menjadi tanda titik (.). Contoh pengisian : 3,12345 LS, maka ditulis -3.12345.

2.     Longitude (Kolom I)
Isikan letak titik koordinat bumi (Bujur Timur) dari lembaga yang bersangkutan dalam format angka desimal, bukan dalam format derajat, menit, dan detik. Catatan: penulisan tanda koma (,) harap diganti menjadi tanda titik (.).
Contoh pengisian : 101,12345 BT, maka ditulis 101.12345.



2.1.3. Jenjang Yang Diselenggarakan (Kolom J-L)
1.     Awaliyah/Ula (Kolom J)
Jika lembaga tersebut menyelenggarakan jenjang Awaliyah/Ula, isikan Ya. Jika tidak menyelenggarakan jenjang Awaliyah/Ula, isikan Tidak.

2.     Wustha (Kolom K)
Jika lembaga tersebut menyelenggarakan jenjang Wustha, isikan Ya. Jika tidak menyelenggarakan jenjang Wustha, isikan Tidak.

3.     Ulya (Kolom L)
Jika lembaga tersebut menyelenggarakan jenjang Ulya, isikan Ya. Jika tidak menyelenggarakan jenjang Ulya, isikan Tidak.

2.1.2. Identitas Kepala DT (Kolom M-P)
1.     Nama Lengkap (Kolom M)
Isikan kolom ini dengan Nama Kepala Diniyah Takmiliyah yang bersangkutan secara lengkap, berikut gelar akademik yang dimilikinya. Huruf kapital ditulis hanya untuk setiap huruf pertama di setiap kata.
Contoh pengisian : Drs. Abdul Malik, M.Si

2.     Jenis Kelamin (Kolom N)
Isikan kolom ini dengan Jenis Kelamin Kepala Diniyah Takmiliyah yang bersangkutan dengan pilihan L (jika Laki-laki) atau P (jika perempuan).

3.     Pendidikan (Kolom O)
Isikan kolom ini dengan Jenjang Pendidikan Formal terakhir yang ditempuh oleh Kepala Diniyah Takmiliyah yang bersangkutan dengan pilihan sebagai berikut:
1.
<= SLTA

5.
D4
2.
D1

6.
S1
3.
D2

7.
S2
4.
D3

8.
S3

Contoh pengisian : jika berpendidikan S1, maka ditulis S1.

2.1.4. Sarana Prasarana (Kolom P-AD)
1.     Luas Tanah (Kolom P)
Pada kolom ini isikan total luas seluruh tanah yang dimiliki oleh lembaga bersangkutan dalam satuan meter persegi (m2).
Contoh pengisian : Jika memiliki total luas tanah 400 m2, maka ditulis 400.

2.     Luas Bangunan (Kolom Q)
Pada kolom ini isikan total luas bangunan yang ada pada lembaga bersangkutan dalam satuan meter persegi (m2).
Contoh pengisian : Jika memiliki total luas bangunan 300 m2, maka ditulis 300.

3.     Ruang Kelas Baik (Kolom R)
Isikan jumlah unit ruang kelas dalam kondisi baik (layak pakai).
Contoh pengisian : jika jumlah ruang kelas dalam kondisi baik ada 3 unit, maka ditulis 3.

4.     Ruang Kelas Rusak Ringan (Kolom S)
Isikan jumlah unit ruang kelas dalam kondisi rusak ringan. Kategori rusak ringan adalah terdapat kerusakan maksimal 45% dari kondisi baik bangunan.
Contoh pengisian : jika tidak ada ruang kelas dalam kondisi rusak ringan, maka ditulis 0.

5.     Ruang Kelas Rusak Berat (Kolom T)
Isikan jumlah unit ruang kelas dalam kondisi rusak berat. Kategori rusak berat adalah terdapat kerusakan antara 46% s/d 85% dari kondisi baik bangunan.
Contoh pengisian : jika jumlah ruang kelas dalam kondisi rusak berat ada 1 unit, maka ditulis 1.

6.     Ruang Kepala Diniyah Baik (Kolom U)
Isikan jumlah unit ruang kepala Diniyah Takmiliyah dalam kondisi baik (layak pakai).
Contoh pengisian : jika jumlah ruang Kepala Madrasah dalam kondisi baik ada 1 unit, maka ditulis 1.

7.     Ruang Kepala Rusak Ringan (Kolom V)
Isikan jumlah unit ruang kepala Diniyah Takmiliyah dalam kondisi rusak ringan. Kategori rusak ringan adalah terdapat kerusakan maksimal 45% dari kondisi baik bangunan.
Contoh pengisian : jika jumlah ruang Kepala Madrasah dalam kondisi rusak ringan ada 1 unit, maka ditulis 1.

8.     Ruang Kepala Rusak Berat (Kolom W)
Isikan jumlah unit ruang kepala Diniyah Takmiliyah dalam kondisi rusak berat. Kategori rusak berat adalah terdapat kerusakan antara 46% s/d 85% dari kondisi baik bangunan.
Contoh pengisian : jika jumlah ruang Kepala Madrasah dalam kondisi rusak berat ada 1 unit, maka ditulis 1.

9.     Ruang Guru Baik (Kolom X)
Isikan jumlah unit ruang guru dalam kondisi baik (layak pakai).
Contoh pengisian : jika jumlah ruang guru dalam kondisi baik ada 2 unit, maka ditulis 2.

10.     Ruang Guru Rusak Ringan (Kolom Y)
Isikan jumlah unit ruang guru dalam kondisi rusak ringan. Kategori rusak ringan adalah terdapat kerusakan maksimal 45% dari kondisi baik bangunan.
Contoh pengisian : jika jumlah ruang guru dalam kondisi rusak ringan ada 1 unit, maka ditulis 1.

11.     Ruang Guru Rusak Berat (Kolom Z)
Isikan jumlah unit ruang guru dalam kondisi rusak berat. Kategori rusak berat adalah terdapat kerusakan antara 46% s/d 85% dari kondisi baik bangunan.
Contoh pengisian : jika jumlah ruang guru dalam kondisi rusak berat ada 1 unit, maka ditulis 1.

12.     Ruang Perpustakaan Baik (Kolom AA)
Isikan jumlah unit ruang perpustakaan dalam kondisi baik (layak pakai).
Contoh pengisian : jika jumlah ruang perpustakaan dalam kondisi baik ada 2 unit, maka ditulis 2.

13.     Ruang Perpustakaan Rusak Ringan (Kolom AB)
Isikan jumlah unit ruang perpustakaan dalam kondisi rusak ringan. Kategori rusak ringan adalah terdapat kerusakan maksimal 45% dari kondisi baik bangunan.
Contoh pengisian : jika jumlah ruang perpustakaan dalam kondisi rusak ringan ada 2 unit, maka ditulis 2.

14.     Ruang Perpustakaan Rusak Berat (Kolom AC)
Isikan jumlah unit ruang perpustakaan dalam kondisi rusak berat. Kategori rusak berat adalah terdapat kerusakan antara 46% s/d 85% dari kondisi baik bangunan.
Contoh pengisian : jika jumlah ruang perpustakaan dalam kondisi rusak berat ada 1 unit, maka ditulis 1.

15.     Sumber Penerangan (Kolom AD)
Pada kolom ini silahkan isikan Sumber Penerangan yang digunakan di Diniyah Takmiliyah bersangkutan dengan pilihan sebagai berikut:
1.    PLN
2.    Diesel/Genset
3.    Lampu Minyak

Contoh : jika sumber penerangan menggunakan PLN, maka ditulis PLN.



2.2.  DETIL PERSONAL DINIYAH TAKMILIYAH (FILE “PERSONAL DINIYAH.XLS”)
2.2.1. Identitas Diniyah Takmiliyah Tempat Bertugas (Kolom A-G)
1.     NSDT (Kolom A)
NSDT adalah Nomor Statistik Diniyah Takmiliyah tempat bertugas yang diterbitkan oleh Kemenag Kab./Kota setempat. Nomor Statistik ini terdiri dari 12 digit angka yang sesuai dengan Buku Panduan Nomor Statistik Pendidikan Islam Tahun 2008 yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama.
Catatan : contoh NSDT yang sesuai dengan Buku Panduan Nomor Statistik Pendidikan Islam Tahun 2008 adalah 311211170025.

2.     Nama Diniyah Takmiliyah (Kolom B)
Pada kolom ini tuliskan Nama Diniyah Takmiliyah bersangkutan tanpa perlu diberi label DT atau MD atau Diniyah Takmiliyah atau Madrasah Diniyah. Huruf kapital ditulis hanya untuk setiap huruf pertama di setiap kata.
Contoh pengisian : DT Al Hidayah, maka ditulis Al Hidayah.

3.     Alamat (Kolom C)
Kolom ini diisi dengan alamat lengkap lokasi keberadaan Diniyah Takmiliyah tempat bertugas (bisa berupa nama jalan, nomor dan kota, atau nama kampung, RT/RW dan kelurahan/desa).
Contoh pengisian : Jl. Raya Bogor Km. 11 No. 756 Cibinong Bogor atau Kp. Cikeusik RT. 002/01 Desa Sukmajaya.

4.     Kecamatan (Kolom D)
Kolom ini diisi Nama Kecamatan sesuai lokasi alamat Diniyah Takmiliyah tempat bertugas. Huruf kapital ditulis hanya untuk setiap huruf pertama di setiap kata.
Contoh pengisian : Kluet Selatan.

5.     Kab./Kota (Kolom E)
Kolom ini diisi Nama Kabupaten/Kota sesuai lokasi alamat Diniyah Takmiliyah tempat bertugas. Huruf kapital digunakan hanya untuk setiap huruf pertama di setiap kata.
Contoh pengisian : untuk Kabupaten Bogor, ditulis Bogor. Sementara untuk Kota Bogor, ditulis Kota Bogor.

6.     Provinsi (Kolom F)
Kolom ini diisi Nama Provinsi sesuai lokasi alamat Diniyah Takmiliyah tempat bertugas. Huruf kapital ditulis hanya untuk setiap huruf pertama di setiap kata.
Contoh pengisian : Sumatera Barat.


2.2.2. Identitas Personal (Kolom G-N)
1.     NIP (Kolom G)
Untuk personal yang berstatus PNS, kolom ini diisi dengan NIP (Nomor Induk Pegawai). Sementara untuk personal yang berstatus Non PNS, kolom ini diisi dengan No. KTP/NIK (sesuai yang tertera di KTP).

2.     NUPTK (Kolom H)
Isikan kolom ini dengan NUPTK dari personal yang bersangkutan secara lengkap. NUPTK ini adalah nomor unik pendidik dan tenaga kependidikan yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pengisian NUPTK tidak perlu menggunakan tanda titik (.).

3.     Nama Lengkap (Kolom I)
Isikan dengan Nama Lengkap dari personal yang bersangkutan berikut gelar akademik yang dimilikinya. Huruf kapital ditulis hanya untuk setiap huruf pertama di setiap kata.
Contoh pengisian : Dra. Siti Aminah, MM

4.     NIK/No. KTP (Kolom J)
Isikan dengan NIK atau Nomor KTP dari personal yang bersangkutan secara lengkap (sesuai dengan yang tertera di KTP). Pengisian NIK/No. KTP tidak perlu menggunakan tanda titik (.).

5.     Tempat Lahir (Kolom K)
Isikan dengan Tempat Lahir dari personal yang bersangkutan (sesuai dengan yang tertera di KTP).

6.     Tanggal Lahir (Kolom L)
Isikan dengan Tanggal Lahir dari personal yang bersangkutan dengan menggunakan format MM/DD/YYYY (bulan-tanggal-tahun).
Contoh pengisian : tanggal 20 Agustus 1979 maka ditulis 08/20/1979.

7.     Jenis Kelamin (Kolom M)
Isikan dengan Jenis Kelamin dari personal yang bersangkutan dengan pilihan L (jika Laki-laki) atau P (jika perempuan).

8.     Nama Ibu Kandung (Kolom N)
Isikan dengan Nama Lengkap Ibu Kandung dari personal yang bersangkutan. Huruf kapital ditulis hanya untuk setiap huruf pertama di setiap kata.
Contoh pengisian : Erni Kurniati

2.2.3. Pendidikan Formal Terakhir (Kolom O-P)
1.     Jenjang (Kolom O)
Isikan kolom ini dengan jenjang pendidikan formal terakhir yang sudah ditempuh oleh personal yang bersangkutan dengan pilihan sebagai berikut:
1.
<= SLTA

5.
D4
2.
D1

6.
S1
3.
D2

7.
S2
4.
D3

8.
S3

Contoh pengisian : jika personal yang bersangkutan berpendidikan D3, ditulis D3.

2.     Jurusan (Kolom P)
Isikan kolom ini dengan nama jurusan (program studi) pendidikan formal terakhir yang sudah ditempuh oleh personal yang bersangkutan dengan pilihan:
1.
PAI

2.
Bahasa Arab
3.
Studi Islam

4.
Aqidah Filsafat
5.
Perbandingan Agama

6.
Tafsir Hadist
7.
Dakwah

8.
Peradilan Agama
9.
Muamalah

10.
Penerangan Islam
11.
Penyiaran Agama Islam

12.
Sejarah Kebudayaan Islam
13.
Sastra Arab

14.
Hukum Islam
15.
Qur’an Hadist

16.
Ilmu Agama
17.
Kependidikan Islam

18.
Ahwalush Syahsiyah
19.
Perb. Mahzab & Hukum

20.
Statistik
21.
Matematika

22.
Fisika
23.
Kimia

24.
Biologi
25.
Tadris IPA

26.
Ekonomi
27.
Akuntansi

28.
Administrasi
29.
Filsafat

30.
Manajemen
31.
Sejarah

32.
Geografi
33.
Sosial & Politik

34.
Anthropologi
35.
Tata Negara

36.
Sosiologi
37.
PPKn/Pancasila

38.
Komunikasi
39.
Tadris IPS

40.
Bahasa Indonesia
41.
Bahasa Inggris

42.
Bahasa Asing Lainnya
43.
Ilmu Pendidikan

44.
PGTK
45.
PGSD

46.
PGSLP
47.
Kesenian

48.
Penjaskes
49.
Elektronik

50.
Psikologi
51.
Hukum

52.
Komputer

Contoh pengisian : jika memiliki jurusan (program studi) PGTK, maka ditulis PGTK.
2.2.4. Status Kepegawaian Personal (Kolom Q-U)
1.     Status Kepegawaian (Kolom Q)
Isikan kolom ini dengan PNS (untuk personal yang berstatus PNS) dan Non-PNS (untuk personal yang berstatus Non-PNS)

2.     Golongan (Kolom R)
Isikan kolom ini dengan golongan kepegawaian dari personal yang bersangkutan (khusus personal yang berstatus PNS), dengan pilihan sebagai berikut:
1.
Golongan I/a

2.
Golongan I/b
3.
Golongan I/c

4.
Golongan I/d
5.
Golongan II/a

6.
Golongan II/b
7.
Golongan II/c

8.
Golongan II/d
9.
Golongan III/a

10.
Golongan III/b
11.
Golongan III/c

12.
Golongan III/d
13.
Golongan IV/a

14.
Golongan IV/b
15.
Golongan IV/c

16.
Golongan IV/d
17.
Golongan IV/e




Contoh pengisian : jika memiliki Golongan III/c, cukup ditulis III/c.

3.     TMT SK Terakhir (Kolom S)
Isikan dengan TMT SK Terakhir yang dimiliki oleh personal yang bersangkutan dengan menggunakan format MM/DD/YYYY (bulan-tanggal-tahun).
Contoh pengisian : tanggal 02 Januari 2008, ditulis 01/02/2008.

4.     Instansi yang mengangkat (Kolom T)
Isikan kolom ini dengan Instansi Yang Mengangkat personal yang bersangkutan dengan pilihan sebagai berikut:
1.
Kementerian Agama

2.
Pemerintah Daerah
3.
Kementerian Lainnya

4.
Yayasan Penyelenggara Pendidikan
5.
Satuan Pendidikan




Contoh pengisian : jika yang mengangkat personal bersangkutan adalah yayasan penyelenggara pendidikan, maka ditulis Yayasan Penyelenggara Pendidikan.

5.     Status Tugas Personal (Kolom U)
Isikan kolom ini dengan pilihan sebagai berikut:
-       Pendidik, jika SK Penugasan dari personal tersebut sebagai Pendidik.
-       Tenaga Kependidikan, jika SK Penugasan dari personal tersebut sebagai Tenaga Kependidikan (Tata Usaha, Pustakawan, dll).



2.3.  DETIL SANTRI DINIYAH TAKMILIYAH (FILE “SANTRI DINIYAH.XLS”)
2.3.1. Identitas Diniyah Takmiliyah Tempat Belajar (Kolom A-G)
1.     NSDT (Kolom A)
NSDT adalah Nomor Statistik Diniyah Takmiliyah tempat belajar santri yang diterbitkan oleh Kemenag Kab./Kota setempat. Nomor Statistik ini terdiri dari 12 digit angka yang sesuai dengan Buku Panduan Nomor Statistik Pendidikan Islam Tahun 2008 yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama.
Catatan : contoh NSDT yang sesuai dengan Buku Panduan Nomor Statistik Pendidikan Islam Tahun 2008 adalah 311211170025.

2.     Nama Diniyah Takmiliyah (Kolom B)
Pada kolom ini cukup tuliskan Nama Diniyah Takmiliyah tempat belajar santri tanpa perlu diberi label DT atau MD atau Diniyah Takmiliyah atau Madrasah Diniyah. Huruf kapital ditulis hanya untuk setiap huruf pertama di setiap kata.
Contoh pengisian : DT Al Furqan, maka ditulis Al Furqan.

3.     Alamat (Kolom C)
Kolom ini diisi dengan alamat lengkap lokasi keberadaan Diniyah Takmiliyah tempat belajar santri (bisa berupa nama jalan, nomor dan kota, atau nama kampung, RT/RW dan kelurahan/desa).
Contoh pengisian : Jl. Raya Bogor Km. 11 No. 756 Cibinong Bogor atau Kp. Cikeusik RT. 002/01 Desa Sukmajaya.

4.     Kecamatan (Kolom D)
Isikan dengan Nama Kecamatan sesuai lokasi alamat Diniyah Takmiliyah tempat belajar santri. Huruf kapital ditulis hanya untuk setiap huruf pertama di setiap kata.
Contoh pengisian : Kluet Selatan.

5.     Kab./Kota (Kolom E)
Isikan dengan Nama Kab./Kota sesuai lokasi alamat lembaga Diniyah tempat belajar santri. Huruf kapital digunakan hanya untuk setiap huruf pertama di setiap kata.
Contoh pengisian : untuk Kabupaten Bogor, ditulis Bogor. Sementara untuk Kota Bogor, ditulis Kota Bogor.

6.     Provinsi (Kolom F)
Isikan dengan Nama Provinsi sesuai lokasi alamat lembaga Diniyah tempat belajar santri. Huruf kapital ditulis hanya untuk setiap huruf pertama di setiap kata.
Contoh pengisian : Sumatera Barat.

2.3.2. Informasi Pribadi Santri (Kolom G-N)
1.     NIS Lokal (Kolom G)
Isikan kolom Nomor Induk Santri Lokal ini dengan menggunakan kombinasi antara 12 digit NSDT + 2 digit terakhir tahun masuk santri di Diniyah yang bersangkutan + 4 digit nomor urut santri tersebut.
Contoh pengisian : misalnya NSDT adalah 311211170025. Jika tahun masuk salah seorang santri adalah tahun pelajaran 2009/2010, maka 2 digit yang diambil adalah 09. Kemudian setelah diurutkan misalnya santri tersebut mendapat nomor urut 23, maka pengisian NIS Lokal santri tersebut adalah 311211170025090023.

2.     NIS Nasional (Kolom H)
Isikan kolom ini dengan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Contoh pengisian : 9961885158

3.     Nama Lengkap Santri (Kolom I)
Isikan Nama Lengkap Santri yang bersangkutan secara lengkap. Huruf kapital ditulis hanya untuk setiap huruf pertama di setiap kata.
Contoh pengisian : Agus Tri Raharjo.

4.     Tempat Lahir (Kolom J)
Isikan Tempat Lahir santri yang bersangkutan (sesuai Akte Kelahiran).

5.     Tanggal Lahir (Kolom K)
Isikan Tanggal Lahir santri yang bersangkutan (sesuai Akte Kelahiran) dengan menggunakan format MM/DD/YYYY (bulan-tanggal-tahun).
Contoh pengisian : jika tanggal lahir santri 6 Mei 2004, maka ditulis 05/06/2004.

6.     Jenis Kelamin (Kolom L)
Isikan Jenis Kelamin santri yang bersangkutan dengan pilihan L (untuk santri laki-laki) dan P (untuk santri perempuan).

7.    Kelas (Kolom M)
Isikan Jenjang Kelas dimana santri tersebut belajar pada TP 2013/2014, dengan pilihan sebagai berikut:
-       Untuk santri kelas 1, tuliskan 1.
-       Untuk santri kelas 2, tuliskan 2.
-       Untuk santri kelas 3, tuliskan 3.
-       Untuk santri kelas 4, tuliskan 4.
-       Untuk Diniyah yang tidak ada sistem jenjang kelas, tuliskan Tidak Berkelas.

Contoh pengisian : jika santri yang bersangkutan belajar di kelas 2, maka ditulis 2.
8.    Jenjang (Kolom N)
Isikan Jenjang Diniyah dimana santri tersebut belajar pada TP 2013/2014, dengan pilihan sebagai berikut:
-       Awaliyah/Ula, untuk santri yang belajar pada jenjang Awaliyah/Ula.
-       Wustha, untuk santri yang belajar pada jenjang Wustha.
-       Ulya, untuk santri yang belajar pada jenjang Ulya.
-       Tidak Ada Jenjang, untuk santri yang belajar pada lembaga Diniyah yang tidak memiliki jenjang pendidikan.
-            
Contoh pengisian : jika santri yang bersangkutan belajar pada Diniyah Takmiliyah jenjang Wustha, maka ditulis Wustha.

2.3.3. Informasi Kategori Kebutuhan Khusus yang diperlukan Santri (Kolom O-W)
1.     Tuna Rungu (Kolom O)
Isikan kolom ini dengan pilihan Ya (jika santri yang bersangkutan termasuk dalam kategori berkebutuhan khusus karena mengalami hambatan dalam pendengaran), atau Tidak (jika santri tidak termasuk dalam kategori berkebutuhan khusus ini).

2.     Tuna Netra (Kolom P)
Isikan kolom ini dengan pilihan Ya (jika santri yang bersangkutan termasuk dalam kategori berkebutuhan khusus karena mengalami hambatan dalam penglihatan), atau Tidak (jika santri tidak termasuk dalam kategori berkebutuhan khusus ini).

3.     Tuna Daksa (Kolom Q)
Isikan kolom ini dengan pilihan Ya (jika santri yang bersangkutan termasuk dalam kategori berkebutuhan khusus karena mengalami hambatan secara fisik), atau Tidak (jika santri tidak termasuk dalam kategori berkebutuhan khusus ini).

4.     Tuna Grahita (Kolom R)
Isikan kolom ini dengan pilihan Ya (jika santri yang bersangkutan termasuk dalam kategori berkebutuhan khusus karena mengalami hambatan secara mental), atau Tidak (jika santri tidak termasuk dalam kategori berkebutuhan khusus ini).

5.     Tuna Laras (Kolom S)
Isikan kolom ini dengan pilihan Ya (jika santri yang bersangkutan termasuk dalam kategori berkebutuhan khusus karena mengalami hambatan dalam mengendalikan emosi dan kontrol sosial), atau Tidak (jika santri tidak termasuk dalam kategori berkebutuhan khusus ini).



6.     Lamban Belajar (Kolom T)
Isikan kolom ini dengan pilihan Ya (jika santri yang bersangkutan termasuk dalam kategori berkebutuhan khusus karena mengalami kelambanan dalam memahami pelajaran dibanding santri lain), atau Tidak (jika santri tidak termasuk dalam kategori berkebutuhan khusus ini).

7.     Sulit Belajar (Kolom U)
Isikan kolom ini dengan pilihan Ya (jika santri yang bersangkutan termasuk dalam kategori berkebutuhan khusus karena sering mengalami kesulitan dalam pelajaran), atau Tidak (jika santri tidak termasuk dalam kategori berkebutuhan khusus ini).

8.     Gangguan Komunikasi (Kolom V)
Isikan kolom ini dengan pilihan Ya (jika santri yang bersangkutan termasuk dalam kategori berkebutuhan khusus karena mengalami gangguan komunikasi), atau Tidak (jika santri tidak termasuk dalam kategori berkebutuhan khusus ini).

9.     Bakat Luar Biasa (Kolom W)
Isikan kolom ini dengan pilihan Ya (jika santri yang bersangkutan termasuk dalam kategori berkebutuhan khusus karena memiliki suatu bakat yang luar biasa), atau Tidak (jika santri tidak termasuk dalam kategori berkebutuhan khusus ini).

2.3.4. Informasi Orangtua Santri (Kolom X-AE)
1.     No. Kartu Keluarga (Kolom X)
Isikan kolom ini dengan Nomor Kartu Keluarga yang dimiliki atas nama orangtua santri yang bersangkutan. Contoh pengisian : 3203041711053312.

2.     Nama Lengkap Ayah (Kolom Y)
Isikan kolom ini dengan Nama Lengkap Ayah dari santri yang bersangkutan secara lengkap berikut gelar akademik yang dimilikinya. Huruf kapital ditulis hanya untuk setiap huruf pertama di setiap kata. Contoh pengisian : Indra Gunawan, S.Si, MM.

3.     Pendidikan Formal Ayah (Kolom Z)
Isikan kolom ini dengan jenjang pendidikan formal terakhir ayah dari santri yang bersangkutan, dengan pilihan:
1.
SD/MI

2.
SMP/MTs
3.
SMA/MA

4.
D1
5.
D2

6.
D3
7.
D4

8.
S1
9.
S2

10.
S3

Contoh pengisian : jika ayah berpendidikan S2, maka ditulis S2.

4.     Pekerjaan Ayah (Kolom AA)
Isikan dengan jenis pekerjaan ayah dari santri yang bersangkutan, dengan pilihan:
1.
Tidak Bekerja

2.
Pensiunan
3.
PNS

4.
TNI/Polisi
5.
Pengajar Honorer

6.
Karyawan Swasta
7.
Pengusaha

8.
Pedagang Eceran
9.
Petani

10.
Nelayan
11.
Pekerja Pabrik

12.
Sopir/Kondektur
13.
Tukang Bangunan

14.
Lainnya

Contoh pengisian : jika pekerjaan ayah adalah nelayan, maka ditulis Nelayan.

5.     Nama Lengkap Ibu (Kolom AB)
Isikan Nama Lengkap Ibu dari santri yang bersangkutan secara lengkap berikut gelar akademik yang dimilikinya. Huruf kapital ditulis hanya untuk setiap huruf pertama di setiap kata. Contoh pengisian : Siti Zuhroh, SE.

6.     Pendidikan Formal Ibu (Kolom AC)
Isikan dengan jenjang pendidikan formal terakhir ibu dari santri yang bersangkutan dengan pilihan:
1.
SD/MI

2.
SMP/MTs
3.
SMA/SMK/MA

4.
D1
5.
D2

6.
D3
7.
D4

8.
S1
9.
S2

10.
S3

Contoh pengisian : jika ibu berpendidikan D3, maka ditulis D3.

7.     Pekerjaan Ibu (Kolom AD)
Isikan dengan jenis pekerjaan ibu dari santri yang bersangkutan, dengan pilihan:
1.
Ibu Rumah Tangga

2.
Pensiunan
3.
PNS

4.
TNI/Polisi
5.
Pengajar Honorer

6.
Karyawan Swasta
7.
Pengusaha

8.
Pedagang Eceran
9.
Petani

10.
Nelayan
11.
Pekerja Pabrik

12.
Lainnya

Contoh pengisian : jika pekerjaan ibu adalah Guru Non-PNS, maka ditulis Pengajar Honorer.




8.     Rata-Rata Penghasilan Orangtua per Bulan (Kolom AE)
Rata-rata penghasilan orangtua per bulan merupakan gabungan rata-rata penghasilan per bulan antara penghasilan ayah dan ibu. Isikan kolom ini dengan pilihan sebagai berikut:
1.
<= Rp 500.000
2.
Rp 500.001 - Rp 1 juta
3.
Rp 1.000.001 - Rp 2 juta
4.
Rp 2.000.001 - Rp 3 juta
5.
Rp 3.000.001 - Rp 5 juta
6.
> Rp 5.000.000


Contoh pengisian : jika rata-rata penghasilan orangtua santri per bulan (gabungan ayah dan ibu) adalah Rp. 3.500.000/bulan, maka ditulis Rp 3.000.001 - Rp 5 juta.

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan Berkomentar Sahabat. Jangan malu untuk menulis komentar. Pembaca yang baik akan selalu berkomentar Positif. Semoga komentar anda dapat memberi inspirasi bagi penulis. Dimohon untuk tidak berkomentar dengan Kata-kata yang dianggap tidak sopan. "Komentar Akan di Moderasi" Terimakasih dan Mohon Maaf Jika Komentar Lambat di Respon... Tinggalkan jejakmu Dibawah ini:

Terima Kasih Sudah Menyempatkan Waktu untuk Berkomentar

Linkon Bedava - Free Backlink
free counters
Quick Random Post